»Daftar Sekarang!
»Lupa password anda?

Cegah Kanker Testis dengan Pola Hidup Sehat
Posted on Jun 16, 2010

Kanker testis memang jarang terjadi, namun jangan anggap remeh penyakit ini. Seperti kanker lainnya, tanpa penanganan yang benar, kanker testis bisa menyebabkan kematian. Pola hidup yang sehat merupakan salah satu cara untuk mencegah datangnya penyakit ini. Misalnya dengan mengontrol berat badan, olahraga, konsumsi makanan sehat, dan menjauhi rokok.
 
Menurut American Institude for Cancer Research, 60?0 persen kanker dapat dicegah. Data ini mungkin bisa membangun kita untuk memperbaiki gaya hidup yang kurang sehat. Testis adalah dua organ kecil berbentuk oval yang terdapat dalam skrotum (kantong kulit yang menggantung di penis). Secara normal, testis akan turun ke dalam skrotum saat bayi lahir atau berusia satu tahun.
 
Ketika penyebabnya belum diketahui secara pasti, kanker testis biasanya lebih sering terjadi pada pria yang terlambat mengalami penurunan testis. Kanker testis lebih sering dialami pria usia 15?4 tahun, tetapi juga bisa dialami oleh pria segala usia.
 
Gejala awal ditandai dengan rasa nyeri pada skrotum (perut bagian bawah), sedikit pembesaran pada testis, atau adanya benjolan kecil yang tidak terasa sakit pada testis. Terapi kanker ini adalah dengan operasi pengangkatan testis yang terkena, dan mungkin memerlukan kemoterapi atau terapi radiasi.KANKER  testis memang jarang terjadi, namun jangan anggap remeh penyakit ini. Seperti kanker lainnya, tanpa penanganan yang benar, kanker testis bisa menyebabkan kematian. Pola hidup yang sehat merupakan salah satu cara untuk mencegah datangnya penyakit ini. Misalnya dengan mengontrol berat badan, olahraga, konsumsi makanan sehat, dan menjauhi rokok.
 
Menurut American Institude for Cancer Research, 60?0 persen kanker dapat dicegah. Data ini mungkin bisa membangun kita untuk memperbaiki gaya hidup yang kurang sehat. Testis adalah dua organ kecil berbentuk oval yang terdapat dalam skrotum (kantong kulit yang menggantung di penis). Secara normal, testis akan turun ke dalam skrotum saat bayi lahir atau berusia satu tahun.
 
Ketika penyebabnya belum diketahui secara pasti, kanker testis biasanya lebih sering terjadi pada pria yang terlambat mengalami penurunan testis. Kanker testis lebih sering dialami pria usia 15?4 tahun, tetapi juga bisa dialami oleh pria segala usia.
 
Gejala awal ditandai dengan rasa nyeri pada skrotum (perut bagian bawah), sedikit pembesaran pada testis, atau adanya benjolan kecil yang tidak terasa sakit pada testis. Terapi kanker ini adalah dengan operasi pengangkatan testis yang terkena, dan mungkin memerlukan kemoterapi atau terapi radiasi.

sumber : lifestyle.okezone

 
 
Join Us, FREE!
Home | Privacy Policy | Terms & Conditions | Guestbook | Contact Us | Tim TanyaDokter.com
Informasi yang tersedia di situs ini dimaksudkan hanya untuk pengetahuan umum saja, bukan untuk menggantikan saran dokter Anda, juga bukan
untuk pengobatan kondisi medis khusus.Informasi ini juga bukan untuk menegakkan diagnosis penyakit atau mengobati penyakit tanpa berkonsultasi
dulu dengan dokter Anda. Anda dapat menanyakan kondisi medis anda di halaman konsultasi kami atau ke dokter Anda secara langsung.
© Copyright 2006-2010 TanyaDokter. All Rights Reserved. Powered by Menaravisi